Jumat, 16 Januari 2009

taek

organisasi yg digawangi para begundalan, anti guru era 80 an, yg jelas kini para dedengkotnya sudah fakum, dan memeilih berkeluraga dan membesarkan anaj2 mereka,
..
disamping bukan merupakan lambang asli, karna mengingat adanya penambahan tulisan tertentu, oleh si penulis dilambangkan sebagai keboborokan moral dan pelanggaran kode etik pecinta alam, yg dengan seenak udelnya (sadar g sadar) telah mereka langgar.
..
dan secara pribadi pula telah terjadi chaos, dan perbedaan antara faham pecinta alam, dan pegiat alam di dalamnya, serta hakekat manusia sebagai mahkuk yg mandiri dan dgn sadar bebas memilih jalan hidupnya, phantera telah dengan semena2 merekrut anggota dan memaksakan kehendaknya kepadanya, phantera sebaga salah satu org fanatik forum pala (asu) ponorogo, telah semena2 pula mengubah haluan forum yg sebelumnya netral, bebas, dan terbuka menjadi sebuah forum untuk akalangan tertentyu.
..
pada sebelumnya phantera dengan sengaja menon aktifkan kepengetahuan para manusia tentang alam dengan menyita sebuah file tantang sutvival dan materi pegiat alam dari seorang manusia (penulis.red) dan menggunakanya tanpa sepengetahuan si empunya untuk menjalankan sebuah diklat (gagal), dan pada akirnya merusak dan menghilangkan file tersebut. dan di akiri dengan rasa tak bersalah yg congkak di depan si empunya file (penulis)
..
terakir pada tahun 2007-2008 organisasi ini telah berhasil di ganyang kaum pramuka

sma bakti ponorogo

sebuah sekolah yg entah kenapa terletak di jalan botorokatong no 24 ponorogo

sekolah yg digawangi sebuah yayasan
Eks-produseb batik.
dipenuhi dengan hal2 yg bersifat bad rules,
penuh improvisasi bengal dari
kami kaum murit.


dan di penuhi cara berpikir independen.



dan kehilangan kebebasan, oleh ketertindasan oknum guru


dan pada akirnya ini hanyalah




Tulisan2 tentang hal2 bodoh kami di sekolah ini, dan sedikit kritikan kotor